Makna Transfigurasi: Cahaya Kristus yang Menguatkan Hidup Mahasiswa Katolik

Halo Sobat Kristus!

Kali ini divisi Stupen mengajak kita semua untuk merenungkan makna mendalam dari Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya (Transfigurasi). Perayaan ini bukan hanya bagian dari kalender liturgi Gereja Katolik, tetapi juga momen penting yang mengingatkan kita bahwa Yesus adalah Putra Allah yang dimuliakan oleh Bapa. Bagi kita, keluarga IKMK UNY, peristiwa ini mengingatkan bahwa cahaya Kristus hadir untuk menuntun hidup kita. Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya mengajak kita merenungkan saat Yesus menampakkan diri di atas gunung bersama Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Wajah-Nya bersinar, pakaian-Nya bercahaya putih berkilauan, dan terdengarlah suara Allah Bapa: β€œInilah Anak-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” Peristiwa ini menjadi tanda bahwa Yesus adalah Mesias yang penuh kemuliaan sekaligus jalan menuju keselamatan. Bagi kita, mahasiswa Katolik, Transfigurasi adalah ajakan untuk melihat bahwa di balik segala kesulitan dalam tekanan studi, keresahan masa depan, persoalan keluarga, atau pergulatan pribadi akan selalu ada cahaya Kristus yang memberi harapan. Cahaya ini mengubah hidup kita dari lelah menjadi semangat, dari ragu menjadi iman yang teguh, dari egois menjadi siap melayani.

Dalam kehidupan kampus, kita bisa mewujudkan makna Transfigurasi lewat hal-hal sederhana, seperti belajar dengan tekun sebagai wujud tanggung jawab, saling mendukung dan menguatkan di tengah kesibukan perkuliahan, serta menjadi saksi Kristus dengan hidup penuh kasih di lingkungan sekitar. Cahaya Kristus juga tampak ketika kita jujur saat ujian, rela menolong teman yang kesulitan,tekun meski gagal, atau berani bersaksi di lingkungan yang berbeda. Dengan begitu, hidup kita menjadi cermin kecil dari kemuliaan Allah. Maka, mari kita jadikan Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya sebagai undangan untuk membiarkan Kristus menerangi setiap langkah kita, agar dalam setiap studi, pelayanan, maupun pergaulan kita semakin memuliakan Allah. Transfigurasi juga mengingatkan kita akan pentingnya doa dan keheningan. ketika Yesus naik ke gunung bukan tanpa alasan, melainkan untuk berdoa. Dalam keheningan doa itulah wajah-Nya berubah, pakaian-Nya bersinar, dan kemuliaan-Nya tampak. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi kita sebagai mahasiswa Katolik, bahwa dalam kesibukan perkuliahan, organisasi, maupun aktivitas sehari-hari, kita perlu menyediakan waktu untuk hening di hadapan Tuhan. Di sanalah kita menemukan kekuatan baru, pencerahan, dan arah hidup yang benar. Tanpa doa, kita mudah lelah, kehilangan arah, bahkan merasa hampa. Tetapi bersama Kristus, kita menemukan makna dari setiap perjuangan.

Selain itu, Transfigurasi juga mengajarkan bahwa pengalaman iman yang indah bukanlah tujuan akhir. Yesus tidak membiarkan murid-murid tinggal di gunung, melainkan mengajak mereka turun kembali ke realita untuk menghadapi penderitaan. Begitu pula kita dipanggil, bukan hanya berhenti pada pengalaman rohani yang menyenangkan, tetapi menghidupi iman dalam keseharian. Misalnya, mahasiswa Katolik jangan hanya puas dengan pengalaman rohani yang menyenangkan seperti saat retret, rekoleksi, atau doa bersama. Kita justru dipanggil untuk kembali ke realitas yang menghidupi iman di tengah tantangan studi, relasi, bahkan godaan hidup modern. Dengan begitu, Cahaya Kristus tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, melainkan terus menyertai kita dalam perjalanan hidup yang nyata.

Akhirnya, mari kita sambut Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya bukan hanya dengan doa dan perayaan liturgis, tetapi juga dengan pembaruan hidup nyata. Mari kita jadikan diri kita sebagai mahasiswa Katolik yang tangguh dalam iman, rendah hati dalam pelayanan, dan setia dalam studi. Dengan begitu, cahaya Kristus tidak hanya menyinari kita, tetapi juga terpancar melalui kita untuk menguatkan banyak orang. Sebagai pengurus IKMK UNY, kita pun diajak untuk lebih sungguh menjadi teladan. Bukan hanya mengatur kegiatan, tetapi juga menghadirkan semangat Kristus dalam cara kita melayani, mendampingi, dan menguatkan sesama. Semoga setiap langkah pelayanan kita menjadi cermin kecil dari Cahaya Kristus yang mempersatukan dan meneguhkan keluarga IKMK UNY.

Ditulis oleh : Elisabeth Indah

πŸ”” Terinspirasi oleh cahaya Kristus?
Jangan lewatkan refleksi rohani dan kisah inspiratif lainnya dari IKMK UNY!

πŸ’¬ Yuk, bagikan artikel ini ke teman-temanmu dan jangan lupa ikuti konten refleksi kami di Reels Instagram!
πŸ“Έ Punya kutipan, refleksi, atau pengalaman iman tentang Transfigurasi?
Tag kami di Instagram @ikmkuny dan gunakan tagar #TransfigurasiIKMK #CahayaKristus

🀝 Ingin berkolaborasi dalam kegiatan rohani atau pelayanan bersama IKMK UNY?
πŸ“© Hubungi kami langsung via DM atau email di ukmikmk@student.uny.ac.id

✨ Bersama, mari kita terus memancarkan Cahaya Kristus dalam studi, pelayanan, dan persaudaraan! 🌟

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *